MIB

Kristanta Riyadi, MT
Fungsi dan tujuan MIB

  • Mengidentifikas kan elemen jaringan ( managed objects) yang harus di manage.

a. Model untuk manage informasi berupa store virtual.
b. Biasanya menggunakan protokol manajemen jaringan ( SNMP atau CMIP )
c. Protokol manajemen jaringan tidak langsung memanaje object, dia memanaje melalui MIB.
d. Mengidentifikasikan nama2 yang berhubungan dengan obyek yang diatur.
e. Mengidentifikasikan nama2 yang berhubungan dengan obyek yang diatur.
f. Menggambarkan isi informasi dari protokol manajemen jaringan

  • Menggambarkan kemampuan user manajemen jaringan untuk mengakses elemen MIB
  • Menggambarkan cara melaporkan

Jenis Managemen Information Databases
- Internet Structure of Management Information (SMI) - MIB II
o SMI menggambarkan nama2 yang digunakan untuk mengidentifikasan obyek2 yang dimanage
o Nama2 itu disebut object identifiers
o Aturan penamaan menggunakan konvensi
- OSI : MIL = Management Information Library
- IEEE : MOC = Management Object Classes

** Lompat ke Internet MIB II, karena banyak digunakan**
Pendekatan yang dilakukan untuk memahami MIB berdasarkan Internet MIB adalah
1. Hirarki penamaan untuk resources Internet
a. Registration schema : Pendefinisian dan kategorisasi obyek menggunakan hirarki registrasion.
i. Menggunakan sintak : iso.org.dod.level3.level4.level5.level6.dst…Level 3 biasanya adalah internet.
ii. Versi dasar ITU-T, ISO, join ITU-T & ISO, node/cabang untuk internet yang merupakan hirarki ke-5 :

1. Directory(1)
2. Management(2)
3. Experimental(3)
4. Private(4)

iii. Update SMI, penambahan cabang untuk internet
1. Security(5)
2. snmpv2(6)
2. Sintak dan tipe obyek Internet, menggunakan ASN.1 (abstract sintact notion 1)

a. Tipe primitif / not allowed to set

i. INTEGER
ii. OCTECT STRING
iv. NULL

3. Struktur Internet MIB

Pengantar Struktur MIB
OID = Object Identifier , urutan angka dalam bentuk label untuk menunjukkan node dimulai dari root hingga ke objectnya.

Contoh : sysDescr ditunjukkan dengan 1.3.6.1.2.1.1.1 atau iso.org.dod.internet.mgmt.mib.system.sysDescr.

Tabel :
Setiap nama harus mempunyai suffix tambahan, yang disebut instance identifier. Jika nilai ini 0, maka menunjukk kepada nama

itu sendiri. Jika mengandung tabel, maka instance identifer menunjukk keada baris tabel yang dimulai dari 1.

Private Extensions
Jika ada data yang secara umum sering digunakan untuk seluruh perangkat jaringan, maka dapat menggunakan bagian enterprises

Kriteria dan filosofi untuk menstandarkan MIB
• Objects mempunyai nama unik
• Objects harus essential.
• Abstract structure dari MIB harus universal.
• Untuk standard MIB, hanya memelihara sejumlah kecil obyek2
• Membolehkan penggunaan private extensions.
• Object harus general dan tidak bergantung pada perangkat.
• Objects tidak boleh diturunkan dengan mudah dari obyek2nya
• JIka agent adalah SNMP manageable, maka wajib menggunakan Internet MIB (MIB-II in RFC 1213).

Obyek group
Struktur manajemen jaringan internet dibagi menjadi obyek group.
a. Sistem
a.i. Nama dan versi : HW, OS, SW
a.ii. Nama grup hirarkis
a.iii. Indikasi kapan porsi manajemen
b. Interface
b.i. Jumlah jaringan yang didukung
b.ii. Tipe interface yang beroperasi di IP
b.iii. Ukuran datagram yang dapat diterima oleh interface
b.iv. Kecepatan interface
b.v. Kondisi operasional
b.vi. Jumlah trafik : diterima, disalurkan (unicast atau broadcast), di-discard dan alasannya.
c. Transmisi
d. Address translation
d.i. Tabel translasi dari address jaringan ke address fisik atau sebaliknya.
e. IP
f. ICMP
f.i. Jumlah message ICMP yang diterima dan dikirimkan.
f.ii. Statistik dari problem yang terhitung.
g. SNMP
h. TCP
i. UDP
j. EGP

Notasi Obyek
Format dari obyek yang dimanage :
b. Obyek/descriptor, menggambarkan obyek dalam bentuk Teks ASCII.
c. Syntax, penggambaran bit-stream.
d. Definition, teks untuk menggambarkan obyek yang di manage
e. Access :
e.i. Read-only
e.ii. Write-only
e.iii. Read-write
e.iv. Not accessible
f. Status, menggambarkan informasi dalam kondisi
f.i. Obyek adalah mandatory
f.ii. Obyek adalah optional
f.iii. Obyek adalah obsolete, dll.

Template untuk mendefinisikan obyek
OBJECT :
………………………
………………………
Syntax :
……………..
Definition :
…………………
Access :
………………
Status :
…………….

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License