Strategy Process

The Strategy Process,
Kristanta Riyadi, Magister CIO

Proses-proses pengembangan strategi Teknologi Informasi terdiri dari 9 langkah utama, yaitu :
1. Inisialisasi Proses Strategis
2. Analisa Market
3. Analisa Perusahaan
4. Membuat Visi dan Obyektif jangka panjang
5. Membuat Strategi perusahaan
6. Membuat Strategi bisnis
7. Membuat Strategi fungsional
8. Menerapkan Strategi
9. Memonitor Performansi

Tahap 1 – Inisialisasi Proses Strategis
Inisialisasi merupakan sarana untuk memilih partisipan dan menyesuaikan mentalnya, sehingga bekerja dalam sebuah team yang secara sistematis, kreatif dan keilmuan dengan bahasa umum dan pemahaman umum tentang strategi untuk mendiskusikan image manajemen perusahaan.
Cara yang digunakan untuk mendiskusikan hal tersebut adalah Formal Workshop. Untuk kesuksesan tahap 1 ini, maka yang harus dilakukan adalah :

  1. Agenda Formal Workshop harus memperhatikan hal-hal berikut :
    1. Model strategi
    2. Konsep
    3. Prioritas
    4. Kondisi Framework
    5. Perbedaan Manajemen strategi dan manajemen operasional
  2. Pemilihan urutan blok pengembangan manajemen strategis
    1. Perumusan Pernyataan Misi
    2. Harus menjawab pertanyaan What ? For Whom ? How ?
    3. Analisa SWOT
    4. Visi
    5. Strategi :
      1. Strategi Perusahaan
      2. Strategi Bisnis
      3. Strategi Funcgsional
    6. Implementasi
  3. Penyusunan Formal Workshop
    1. Pemilihan Partisipan
    2. Pemilihan Tempat
    3. Preliminary Work
    4. Pemilihan Timing
    5. Program yang direncanakan
    6. Pemilihan Moderator
    7. Outcome
  4. Setting Prioritas Tema
    1. Membuat Daftar Tema
    2. Mendesak versus Penting
    3. Set up portofolio proyek
    4. Perubahan Prioritas
    5. Ruang untuk strategi
  5. Memperkuat efek proses strategi
    1. Menstrukturkan pemikiran
    2. Memilih alat perencanaan
    3. Strategi Komunikasi

Tahap 2 – Analisa Market
Kegunaan Analisa Market
1. Identifikasi Market yang sangat menarik
2. Pemahaman tentang sektor industri
3. Identifikasi Oportuniti untuk mengubah pasar dan mengeksploitasi

Langkah-langkah dalam melakukan analisa market terdiri dari 5 langkah yaitu :

  1. Segmentasi Market
    1. Identifikasi Market
    2. Adaptasi struktur organisasi
    3. Kriteria segmentasi Market
    4. Pembuatan Matriks segmentasi
    5. Pengujian batasan-batasan segment
  2. Pengaruh politik, ekonomi, sosial dan teknologi
    1. Analisa Stakeholder
    2. Analisa PEST
    3. Pengaruh Lingkungan
  3. Struktur Industri
    1. Rivalry ( struktur kompetisi ), penyebab
      1. Jumlah Perusahaan
      2. Konsentrasi bisnis perusahaan-perusahaan
      3. Struktur biaya yang berbeda
      4. Standarisasi produk
      5. Pengahalang undur-diri
    2. Ancaman Perusahaan baru
      1. Aspek hukum dan Pemerintah
      2. Efisiensi minimum scale atau market size
      3. Loyalitas Pelanggan
      4. Kurva pembelajaran
      5. Network Externalities
      6. Reputasi
    3. Ancaman produk substitusi
    4. Daya Tawar Pembeli dan Daya Tawar Pemasok, Price sensitive dan daya tawar relatif
    5. Analisa Kompetitor, Market Power Pemasok yang komplemen, tahapan
      1. Direction
      2. Pengumpulan data
      3. Analisa
      4. Berbagi informasi
      5. Penggunaan data
    6. Forecasting
      1. Uncertainty
      2. Clear Future Prospect
      3. Alternative scenario
      4. Limited uncertainty
      5. Complete Uncertainty
    7. Evolusi Industri
      1. Creation phase
      2. Growth phase
      3. Saturation phase
      4. Decline
    8. Skenario dan contingency plan
    9. Analisa trend untuk stable market
    10. Pendekatan Game-theory
    11. Metode Delphi
    12. Inspirasi
  4. Pengurangan data
    1. Kumpulkan data yang diperlukan saja
    2. Jernihkan Unit analisa/segment
    3. Libatkan decision-maker sejak awal
    4. Definisikan CSF

Tahap 3 – Analisa Perusahaan

  1. Resources
    1. Analisa resources
    2. Pengaruh Resources terhadap perusahaanUncertainty
  2. Jenis-jenis resources
    1. Physical and virtual Resources
    2. Kemampuan fungsional dan integratif
  3. Nilai resources
    1. Relevansi Resources dan kapabilitas
    2. Resources dan kapabilitas yang unik
    3. Imitasi dan substitusi Resources dan kapabilitas
    4. Kemudahan implementasi resources dan kapabilitas
    5. Value creation
    6. Kombinasi kapabilitas
    7. Outsourcing
  4. Analisa Knowledge
    1. Kenali Pengaruh Knowledge
    2. Identifikasikan Available knowledge
    3. Promosikan New Knowledge
    4. Target Penggunaan knowledge
    5. Pengukuran kualitas dan kuantitas knowledge

Tahap 4 – Visi dan Long termn Objective

  1. Feature yang harus dimiliki sebuah visi
    1. Menggunakan visi sebagai alat koordinasi
    2. Balancing antara fleksibilitas dengan stabilitas
    3. Menarik dan feasible untuk semua grup
  2. Leadership
    1. Spaghetti test
    2. Teori Motivasi X, Y, Z
    3. Your own effective leadership
      1. Area aktifitas
      2. Spesialis atau Leader
      3. Pemilihan staf
      4. Stand by dengan keputusan
      5. Ciptakan lingkungan produktif
      6. Uruslah sendiri proyek-proyek strategis
  3. Mengkaji strategi alternatif
    1. Visible
    2. Gunakan prinsip-prinsip militer
      1. Terkonsentrasi
      2. berbasis kekuatan
      3. Inovatif
      4. Sinergi
      5. Risk reasonable
      6. Jelas dan sederhana
    3. Diskon Cashflow
    4. Kelayakan

Tahap 5 – Strategi Perusahaan

  1. Promosikan enterpreunership di divisi
  2. Definisikan role kantor pusat
    1. Redistribusi sumber daya
    2. Monitoring dan coaching unit bisnis
    3. Sinergikan
    4. Komunikasi dengan external interest group
  3. Mengembangkan Sinergi
    1. Menghubungkan aktifitas di dalam value chain
    2. Koordinasikan transfer know-how
      1. Local innovator
      2. Contributor
      3. Implementer
      4. Integrated player
      5. Lawanlah Musuh bersama
  4. me-manage Proses Diversifikasi
    1. evaluasi portofolio saat ini ( dapat menggunakan BCG matrix )
      1. apakah industri ini menarik
      2. apakah punya resources dan kapability untuk mencapainya ?
    2. alasan-alasan diversifikasi
    3. menentukan arah diversifikasi
      1. diversifikasi vertikal
      2. diversifikasi horisontal
      3. diversifikasi concentric
      4. konglomerat
    4. Mode diversifikasi
    5. Identifikasi, evaluasi dan memilih target
      1. Tes ketertarikan atraktif
      2. Tes market-entry cost
      3. Tes sinergi
    6. Transaksi dan integrasi business unit
      1. Financial holding company
      2. Management holding company
      3. Absorption
      4. symbiosis
  5. Proses internasionalisasi
    1. Memilih mode of market
    2. Memilih teritori geografic
    3. Timing ekspansi
    4. Tahapan proses internasionalisasi
    5. Transaksi dan integrasi business unit
      1. Pull effect
      2. Push effect
    6. Integrasi divisi/sub perusahaan luar negeri
      1. Divisi Internasional
      2. Divisi produk global
      3. Organisasi dalam negeri
      4. Ornasiasi Matrix
    7. Autoritas divisi/sub perusahaan luar negeri
      1. Home Market oriented implementer
      2. Globally oriented
      3. Local Kingdoms
      4. Distributed global competence center

Tahap 6 – Strategi Bisnis

  1. Feature Strategi bisnis kompetitif yang sukses
    1. Shaping Force
    2. Signal for internal dan external
    3. Jangan Set aside
    4. Reliable dan stable
    5. Komunikasi dengan external interest group
  2. Strategi cost-leadership
    1. Bedakan antara cost dan price
    2. Commit pada price strategy
    3. Identifikasi potensi cost-leadership
    4. Faktor sukses dalam strategi cost-leadership
      1. Effective purchasing management
      2. Highest overal productivity in the industry
      3. Konsentrasi kapital
      4. Budaya perusahaan cost leader
      5. Pengukuran organisasi
    5. Identifikasi ptensi cost reduction
      1. Gambarkan value chain
      2. Hitung cost di tiap tahapan value chain
      3. Identifikasi cost driver
      4. Identifikasi koneksi dan interaksi
      5. Buat list of action
    6. Business Process Reengineering
      1. Konsentrasikan pada proses horisontal terpenting
      2. Top-down target dan bottom-up solution
      3. Pengurangan supervisi dan kontrol
      4. Minimalisasi usaha-usaha koordinasi
      5. Kontak poin pelanggan hanya satu orang saja
      6. Atasi masalah secara serempak
      7. Action dimulai dari customer
      8. Customer dan supplier harus terlibat
      9. Komunikasi yang efektif
  3. Mengembangkan strategi diferensiasi
    1. Customer acceptance
    2. Diferensiasi Dari kompetisi
      1. Identifikasi driver diferensiasi
        1. Equipment dan fasilitas
        2. Kualitas
        3. Service
        4. Desain
        5. Image
      2. Faktor sukses dalam strategi diferensiasi
        1. Customer value
        2. Berdampak positif terhadap value chain perusahaan
        3. Berdampak positif terhadap value chain pelanggan
        4. Customer value dengan premium prices
        5. Pengetahuan real tentang pelanggan
        6. Memperhitungkan Kriteria pembelian oleh pelanggan
        7. Diferensiasi dilihat sebagai kumpulan kriteria dieferensia
        8. Pemahaman difefrensiasi sebagai sarana untuk menset seseorang sebagai bagian
        9. Mendaftar budaya perusahaan value-driven
      3. Identifikasi potensi diferensiasi
        1. Tentukan pembeli realnya
        2. Pahami value chain pelanggan dan pengaruh kita
        3. Tempatakn kriteria pembelian sebagai suatu ranking
        4. Identifikasikan ke dalan value chain setiap kesempatan unik
        5. Hitung cost dari source diiferensiai
        6. Hitung value-driving relative terhadap extra cost
        7. Menguji diferensiasi untuk kemampuan imitasi
        8. Kurangi cost yang tidak berdampak kepada diferensiasi
      4. Mengembangkan fokus strategi
      5. Get to grip dengan situasi maslah
      6. Get to grip dengan grup pelanggan
      7. Mengembangkan ide
      8. Spesialistnya spesialis atau ekstrimisnya ekstrimis
        1. Tinjaulah basic rules dari strategi fokus

Tahap 7 – Strategi Fungsional

  1. Mengembangkan strategi marketing
    1. Memilih target
    2. Definisikan karakteristik produk
    3. Definisikan level harga
  2. Tugas manajemen personel
    1. Perencanaan persyaratan personel
    2. Rekruitmen
    3. Seleksi
    4. Assessment
      1. Pengembangan personnel

Tahap 8 – Implementasi Strategi

  1. Derajat pengaruh terhadap perubahan
    1. Mengubah struktur
    2. Mengubah sistem
    3. Mengubah Orang
    4. Mengubah budaya
  2. Mem-manaje proses perubahan
    1. Timing dan intensitas inisiatif perubahan
    2. Konsentrasi perubahan : layer menengah
    3. Implementasi menjadi portofolio proyek
      1. Karakteristik proyek
      2. Aktifitas proyek
      3. Relevant question
    4. Susunlah proses politik
      1. Prinsip reversal action
      2. Power management in meeting
      3. Disclipined discussion
    5. Sesuaikan manajemen perubahan dengan situasi perusahaan
      1. Restrukturisasi
      2. Growth

Tahap 10 – Pengukuran Performansi

  1. Tujuan
    1. Early warning : identifikasi indikator kontrol
    2. Implementasi monitoring : definisikan dan monitor penyelenggaraan
    3. Effectivieness monitoring
  2. Area Pengukuran
    1. Key figures : build management cockpit
      1. Return on Asset ( ROA )
      2. Profitability
      3. Utilisasi aset dan efisiensi
      4. Likuiditas
      5. Capita Structure and solvency
      6. Financial market
    2. Financial Perspective
    3. Customer Perspective
    4. Organizational Perspective
      1. Level Of Employment
      2. Employment Structure
      3. Share of staff costs
      4. Staffing structure
      5. Sickness ratio
      6. Absence structure 1
      7. Salary ratio
      8. Absence structure 2
      9. Training cost per employee
      10. Fluctuating figure
      11. Absenteeism ratio
      12. Total ouput per employee
      13. Average staff costs
    5. Innovation Perspective
      1. Return on innovation investment
      2. Innovation rate
      3. Innovation success rate
  3. prinsip-prinsip pengukuran
    1. Pengulangan pengukuran secara periodik
    2. Konsentrasikan ke sejumlah figures
    3. Interpretasikan figure
      1. Kesesuaian dengan long term target dan proyek implementasi
Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License